Petualang Cantik

Seorang perempuan petualang yang aktif di dunia pecinta alam. CAMP STIEMJ adalah Organisasi yang menempanya sehingga menjadikan dirinya terjun ke lingkungan alam. Saat ini aktif sebagai pengurus SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia). Penulis juga salah satu pendiri Komunitas Srikandi Nusantara (Komunitas Perempuan Petualang Indonesia). Beberapa kegiatannya pernah menyuarakan tentang lingkungan dan alam. Kegiatannya saat aktif menjadi Blogger, Influencer dan Tim SAR * Email : [email protected] * IG : @petualangcantikcom * Twitter : @petualangcantik * Fanpage : http://www.facebook.com/petualangcantik * Tiktok : https://tiktok.com/@litachanlai
374 Posts
Ceng Beng : Cara Masyarakat Tionghoa Mengenalkan Silsilah Keluarga

Ceng Beng : Cara Masyarakat Tionghoa Mengenalkan Silsilah Keluarga

  Siang itu panas matahari sedang semangatnya membakar bumi. Tidak peduli mahluk di atas bumi kepanasan , tidak peduli keringat mengucur deras di tiap pori yang membesar, tidak juga peduli rasa haus yang mengeringkan tenggorok. Seolah-olah matahari hanya duduk diam acuh tak acuh tanpa menegur sapa. Sepertinya matahari enggan beranjak dari posisinya. Orang-orang disekitar Perkuburan  Sentosa juga tidak peduli, semua asyik dengan aktivitasnya masing-masing. Begitulah yang dirasakan Keluarga Agus. Yang terpenting adalah kuburan nenek dan kakeknya bersih. Sudah dua hari mereka berpanas-panasan di sekitaran kuburan. Membersihkan rumput-rumput yang tumbuh, debu-debu yang melekat di dinding makam, mengganti warna kuburan dengan warna…
Read More
Bentuk Kasih Sayang Tercurah di Hari Ceng Beng

Bentuk Kasih Sayang Tercurah di Hari Ceng Beng

“Bu, boleh saya foto ya…?” tanyaku pada ibu yang sedang menata barang-barang untuk sembayah kubur di sebuah makam. Dengan mesem-mesem si ibu menjawab “ tidak usah, tidak usah…”. Lalu dari belakang muncul Ko Ahon, pengelola  Yayasan  Rumah Duka Bhakti Sosial yang kemarin saya datangi di kawasan Perkuburan Sentosa, Pangkalpinang. “ Ini tamunya Pak Walikota, yang datang khusus untuk meliput kegiatan Ceng Beng.”kata Pak Ahon ke ibu di pemakaman tadi. Dengan senyum yang hangat si Ibu dan keluarganya mengangguk, tanda memberiku izin untuk di foto. Tidak banyak orang yang suka kegiatan prosesinya di lihat orang, mungkin takut terganggu. Keluarga yang saya…
Read More
Mengenang Rasa Asinan Kelubi di Pangkalpinang

Mengenang Rasa Asinan Kelubi di Pangkalpinang

Awal mengenal Asinan Kelubi ketika aku pergi ke Muntok bersama teman-teman baru dari Pelembang dan Pangkalpinang. Kami berhenti di sebuah toko untuk membeli perbekalan jelajah daerah Muntok, Bangka Barat. Mira Pelangi, kawan baruku melihat toko tersebut menjual Asinan Kelubi langsung minta plastik untuk menyedok Asinan Kelubi. Harga yang ditawarkan tidak mahal, cuma Rp.500,-/perbuah. Mira mengambil 10 buah Asinan Kelubi dan membayar seharga Rp. 5.000,-. Aku ditawarkan untuk mencoba Asinan Kelubi asli buatan sendiri. Rata-rata orang di Bangka pintar membuat Asinan Kelubi. Aku melihat cara Mira memakan Asinan Kelubi sepertinya enak sekali. Aku jadi tertarik untuk mencoba. Asinan Kelubi ini bisa…
Read More
Kampanye TB se-Dunia : Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis ( TOSS-TB/TBC)

Kampanye TB se-Dunia : Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis ( TOSS-TB/TBC)

Halo Petualang Cantik… Pada tanggal 24 Maret 2016 lalu semua dunia memperingati Hari TB (Tuberkolosis), yang sebelumnya kita mengenal dengan TBC. Nah, pada tanggal 22 Maret 2016, Kemenkes melalukan sosialisasi mengenai penyakit TB ini. Tujuannnya adalah para peserta yang hadir (umumnya )para blogger, dapat membantu masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap penyakit TB. Seperti yang sudah banyak memakan korban dan Indonesia negara urutan kedua setelah China yang memiliki penyakit TB. Tanggal 24 Maret di ambil hari di umumkannya penemuan Mycobacterium tuberculosis oleh Robert Koch. Pada tahun 1905 Robert Koch menerima hadiah NOBEL di bidang : “Physiology of Medicine”. Teman-teman tahu…
Read More
Kegiatan Ceng Beng Semarak di Pangkalpinang

Kegiatan Ceng Beng Semarak di Pangkalpinang

Halo Petualang Cantik… Kalian tahu ga tentang Cebg Beng? Yap..itu kegiatan religi budaya dan agama yang menjadi lekat oleh masyarakat Tionghoa. Orang mengenal Ceng Beng dengan sebutan Sembahyang Kubur . Keturunan Tionghoa sengaja datang berkumpul dengan keluarga, meskipun mereka sudah merantau ke segala penjuru dunia, seperti: AS, Eropa, Singapura, Malaysia bahkan daratan China. Mereka hadir untuk menziarahi nenek moyang dan leluhur mereka. Nah, di Pangkalpinang sendiri memiliki kawasan perkuburan umum bernama “Sentosa”, berada tidak jauh dari Jalan Soekarno Hatta. Kuburan ini sudah ada sejak tahun 1935, luas komplek sekitar 27 Hektar. Dan ada kurang lebih 12.000 makam Tionghoa. Bayangkan jika…
Read More
Kemenpar Mengenalkan 10 Destinasi Indonesia Menjadi New Bali

Kemenpar Mengenalkan 10 Destinasi Indonesia Menjadi New Bali

Workshop KEMENPAR pada tanggal 14 Maret 2016 membawaku pada pengetahuan yang sangat mendalam tentang kinerjanya menggalakkan pariwisata di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama tiga (3) hari. Selama tiga hari tersebut banyak materi yang sangat berguna buat kami para blogger. Kami jadi tahu apa saja yang dilakukan KEMENPAR untuk mengenalkan Indonesia ke Mancanegara dan menarik para turis untuk berkunjung. Salah satunya adalah melakukan branding dengan logo Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia. Kenapa harus ada dua branding? KEMENPAR melakukan hal tersebut bertujuan Pesona Indonesia di kenal oleh masyarakat Indonesia sendiri, sementara Wonderful Indonesia di kenal oleh negara lain seperti Asia Tenggara, Asia…
Read More
Berawal Dari Pangkalpinang Menuju Rumah Pengasingan Bung Karno

Berawal Dari Pangkalpinang Menuju Rumah Pengasingan Bung Karno

  Sejak awal perencanaan kegiatan Kelas Blogger ke-6 di Pangkalpinang, Bapak M. Irwansyah sebagai Walikota Pangkalpinang, menyarankan untuk pergi ke Bukit Manumbing. Tempat dimana Bung Karno, Presiden pertama Indonesia diasingkan oleh Kolonial Belanda pada Agresi Militer ke-2. Menurut Beliau, walikota yang biasa di sapa dengan nama Wawan “Tempat tersebut memiliki sejarah yang kuat terhadap Kota Pangkalpinang. Pada tanggal 6 Juli 1949, Bung Karno pernah berkata “KOTA PANGKALPINANG, KOTA KEMENANGAN”, dalam pidatonya pada saat itu”. Entah apa maksudnya mungkin Bung Karno sangat melihat antusias masyarakatnya dalam mendukung perjuangannya selama di Pangkalpinang. Bukit Manumbing, yang terletak di wilayah Muntok, Kabupaten Bangka Barat,…
Read More