Petualang Cantik

Seorang perempuan petualang yang aktif di dunia pecinta alam. CAMP STIEMJ adalah Organisasi yang menempanya sehingga menjadikan dirinya terjun ke lingkungan alam. Saat ini aktif sebagai pengurus SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia). Penulis juga salah satu pendiri Komunitas Srikandi Nusantara (Komunitas Perempuan Petualang Indonesia). Beberapa kegiatannya pernah menyuarakan tentang lingkungan dan alam. Kegiatannya saat aktif menjadi Blogger, Influencer dan Tim SAR * Email : [email protected] * IG : @petualangcantikcom * Twitter : @petualangcantik * Fanpage : http://www.facebook.com/petualangcantik * Tiktok : https://tiktok.com/@litachanlai
374 Posts
Pasar Ikan Karangantu: Belanja Ikan Sambil Wisata

Pasar Ikan Karangantu: Belanja Ikan Sambil Wisata

Halo Sobat Petualang Cantik, Beberapa hari yang lalu, aku bersama kakak sepupu pergi ke Pasar Ikan Karangantu. Dia paling senang pergi ke daerah yang terbilang unik, sampai-sampai untuk mencari ikan segar saja dibelain untuk ke Karangantu, Serang, Banten. Berdasarkan informasi Pasar Ikan Karangantu merupakan tempat pelelangan ikan terbesar di wilayah tersebut, yang juga dikenal sebagai Pantai Gope. Dari Jakarta sampai ke lokasi memakan waktu 2-3 jam. Tergantung kondisi lalu lintas. Rute yang biasa dilalui oleh mobil atau bus adalah Tol Jakarta - Merak. Kami melakukan perjalanan dengan mobil yang dibawa sendiri oleh kakak sepupuku, padahal beliau seorang wanita dan sudah…
Read More
Antara Jakarta dan Karawang Ada The Grand Outlet

Antara Jakarta dan Karawang Ada The Grand Outlet

Halo Sobat Petualang Cantik, Ada yang baru nih dari daerah Karawang. Penasaran ga nih? Yup, The Grand Outlet - East Jakarta, Karawang. Sebuah Mall mewah internasional terbesar di Indonesia. Mall ini baru saja diresmikan pada tanggal 17 Juli 2024. Secara spesifik, terletak di Jalan Heksa Km+500 di kawasan Taman Niaga Karawang Prima, meliputi area seluas kurang lebih 27.000 meter persegi di atas lahan seluas 15 hektar. The Grand Outlet ini akan dijadikan pusat perbelanjaan yang dirancang untuk menjadi salah satu tujuan belanja terbesar dan termewah di Indonesia. Memiliki sekitar 260 toko , menawarkan berbagai merek mewah seperti Tommy Hilfiger, Michael…
Read More
Kisah Inspiratif Siti Salamah, Penggerak Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi Berbasis Teknologi

Kisah Inspiratif Siti Salamah, Penggerak Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi Berbasis Teknologi

Di sebuah kota metropolitan yang tak pernah tidur, Tangerang Selatan, Banten, ada seorang wanita yang telah membuat nama dirinya terdengar luas karena dedikasinya dalam mengatasi masalah sampah. Namanya Siti Salamah, seorang insinyur yang tidak hanya menggunakan ilmunya untuk menciptakan teknologi, tetapi juga untuk mengubah paradigma masyarakat tentang pengelolaan sampah. Lewat programnya, Waste Solution Hub, Siti Salamah telah menjadi simbol inspirasi bagi banyak orang di Indonesia. Latar Belakang dan Visi Ambisius Lahir pada tanggal 25 Juli 1988 di Lampung, Siti Salamah kemudian menetap di Tangerang Selatan, Banten. Setelah menamatkan studinya, dia tidak langsung terjun ke industri teknologi, melainkan memilih untuk menggunakan…
Read More
Maharani Pahlawan Lombok Dengan Aksi Budidaya Gaharu

Maharani Pahlawan Lombok Dengan Aksi Budidaya Gaharu

Halo Sobat Petualang Cantik, Kalian tahu ga sih, kalau Maharani seorang pria berumur 35 tahun ini adalah petani Gaharu asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia telah mengubah paradigma pertanian di daerahnya melalui dedikasinya dalam budidaya pohon Gaharu. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, Maharani mendapatkan gelar S2 dan S3 di bidang pertanian. Meskipun awalnya berkarier sebagai dosen, ia memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya dan terjun langsung ke dunia pertanian lho! Awal Mula Perjalanan Maharani Kecintaan Maharani terhadap lingkungan dan keprihatinan akan kondisi lahan kritis di NTB mendorongnya untuk berinovasi. Ia menyadari bahwa pohon Gaharu (Gyrinops versteegii) memiliki…
Read More
Justitia Avila Veda Aktivis Perempuan Pendampingan Korban Kekerasan Seksual Yang Humanis dan Profesional

Justitia Avila Veda Aktivis Perempuan Pendampingan Korban Kekerasan Seksual Yang Humanis dan Profesional

Halo Sobat Petualang Cantik, Ada cerita menarik yang dilakukan oleh Justitia Avila Veda terhadap para perempuan. Dia adalah seorang aktivis yang berfokus pada pendampingan korban kekerasan seksual berbasis teknologi. Dalam perannya, Justitia berusaha memberikan dukungan dan perlindungan kepada korban yang sering kali terjebak dalam situasi yang kompleks dan penuh stigma. Melalui pendekatan yang humanis dan profesional, ia membantu korban untuk mendapatkan keadilan serta memulihkan kembali kehidupan mereka. Latar Belakang Kekerasan seksual berbasis teknologi merupakan isu yang semakin meningkat di era digital saat ini. Banyak korban merasa terasing dan tidak berdaya, terutama ketika menghadapi sistem hukum yang rumit. Justitia memahami bahwa…
Read More
Franly Aprilano Oley, Penjaga Hutan di Kalimantan

Franly Aprilano Oley, Penjaga Hutan di Kalimantan

Halo Sobat Petualang Cantik, Kalian kenal tidak dengan sosok Franly Aprilano Oley, dia adalah seorang penjaga hutan yang berasal dari Kampung Merabu, Berau, Kalimantan Timur. Lahir pada tahun 1992 di Manado, Sulawesi Utara, Franly tumbuh dengan rasa cinta yang mendalam terhadap alam. Sejak kecil, ia sering menghabiskan waktu di hutan, menyaksikan keindahan dan keanekaragaman hayati yang ada di sekitarnya.   Perjalanan Menjadi Penjaga Hutan Pada tahun 2015, Franly mengambil keputusan besar untuk meninggalkan kariernya sebagai pemandu wisata dan fokus pada pelestarian hutan. Ia menyadari bahwa hutan di kampungnya menghadapi ancaman serius akibat penebangan liar dan perambahan lahan. Dengan tekad yang…
Read More
Dedikasi Penuh Marsellinus Wellip Seorang Mantri Kesehatan di Papua

Dedikasi Penuh Marsellinus Wellip Seorang Mantri Kesehatan di Papua

Halo Sobat Petualang Cantik, Yuk, kita mengenal sosok inspirasi dari Papua ini, namanya Marsellinus Wellip, dia adalah mantri kesehatan pertama di Hutan Distrik Towe, Papua. Sejak kecil, ia bercita-cita menjadi tenaga kesehatan setelah terinspirasi oleh seorang mantri yang merawat ayahnya. Marsellinus mengabdi di Puskesmas yang melayani tujuh kampung dengan total 1.900 jiwa, yaitu Towe Hitam, Towe Atas, Bias, Lules, Terfones, Tefalma, dan Milk. Perjalanan menuju kampung-kampung tersebut tidaklah mudah, dia sering berjalan kaki selama berhari-hari melewati hutan belantara dan melintasi sungai. Meski upahnya tidak sebanding dengan usaha yang dikeluarkannya, dedikasinya terhadap kesehatan masyarakat membuatnya terasa lebih berguna. Marsellinus aktif melakukan…
Read More