Uncategorized

Jun Joe Winanto Memantapkan Kiprahnya Sebagai Chef Masak

Jun Joe Winanto Memantapkan Kiprahnya Sebagai Chef Masak

Aku mengenal sosok Jun Joe Winarto sejak peluncuran aplikasi buku digital. Jun adalah salah satu orang yang ikut mengelola aplikasi buku digital tersebut . Saat itu hanya kenal wajahnya saja. Kemudian beberapa kali bertemu dievent lain, dia sibuk dengan kegiatannya dan aku sibuk melanglang buana. Suatu hari bertemu kembali di sebuah event Kemenkes. Sempat terlibat obrolan tentang pekerjaannya. Jun Joe Winanto bilang akan resign di tempat dia bekerja. Di media sosial aku lama berteman dengan dia. Sejak keinganannya untuk resign, dia jadi sering mengikuti kegiatan blogger. Dari event ke event jadi sering sama-sama. Aku tahu dia suka masak karena dia…
Read More
Ceng Beng : Cara Masyarakat Tionghoa Mengenalkan Silsilah Keluarga

Ceng Beng : Cara Masyarakat Tionghoa Mengenalkan Silsilah Keluarga

  Siang itu panas matahari sedang semangatnya membakar bumi. Tidak peduli mahluk di atas bumi kepanasan , tidak peduli keringat mengucur deras di tiap pori yang membesar, tidak juga peduli rasa haus yang mengeringkan tenggorok. Seolah-olah matahari hanya duduk diam acuh tak acuh tanpa menegur sapa. Sepertinya matahari enggan beranjak dari posisinya. Orang-orang disekitar Perkuburan  Sentosa juga tidak peduli, semua asyik dengan aktivitasnya masing-masing. Begitulah yang dirasakan Keluarga Agus. Yang terpenting adalah kuburan nenek dan kakeknya bersih. Sudah dua hari mereka berpanas-panasan di sekitaran kuburan. Membersihkan rumput-rumput yang tumbuh, debu-debu yang melekat di dinding makam, mengganti warna kuburan dengan warna…
Read More
Bentuk Kasih Sayang Tercurah di Hari Ceng Beng

Bentuk Kasih Sayang Tercurah di Hari Ceng Beng

“Bu, boleh saya foto ya…?” tanyaku pada ibu yang sedang menata barang-barang untuk sembayah kubur di sebuah makam. Dengan mesem-mesem si ibu menjawab “ tidak usah, tidak usah…”. Lalu dari belakang muncul Ko Ahon, pengelola  Yayasan  Rumah Duka Bhakti Sosial yang kemarin saya datangi di kawasan Perkuburan Sentosa, Pangkalpinang. “ Ini tamunya Pak Walikota, yang datang khusus untuk meliput kegiatan Ceng Beng.”kata Pak Ahon ke ibu di pemakaman tadi. Dengan senyum yang hangat si Ibu dan keluarganya mengangguk, tanda memberiku izin untuk di foto. Tidak banyak orang yang suka kegiatan prosesinya di lihat orang, mungkin takut terganggu. Keluarga yang saya…
Read More
Kegiatan Ceng Beng Semarak di Pangkalpinang

Kegiatan Ceng Beng Semarak di Pangkalpinang

Halo Petualang Cantik… Kalian tahu ga tentang Cebg Beng? Yap..itu kegiatan religi budaya dan agama yang menjadi lekat oleh masyarakat Tionghoa. Orang mengenal Ceng Beng dengan sebutan Sembahyang Kubur . Keturunan Tionghoa sengaja datang berkumpul dengan keluarga, meskipun mereka sudah merantau ke segala penjuru dunia, seperti: AS, Eropa, Singapura, Malaysia bahkan daratan China. Mereka hadir untuk menziarahi nenek moyang dan leluhur mereka. Nah, di Pangkalpinang sendiri memiliki kawasan perkuburan umum bernama “Sentosa”, berada tidak jauh dari Jalan Soekarno Hatta. Kuburan ini sudah ada sejak tahun 1935, luas komplek sekitar 27 Hektar. Dan ada kurang lebih 12.000 makam Tionghoa. Bayangkan jika…
Read More
Berawal Dari Pangkalpinang Menuju Rumah Pengasingan Bung Karno

Berawal Dari Pangkalpinang Menuju Rumah Pengasingan Bung Karno

  Sejak awal perencanaan kegiatan Kelas Blogger ke-6 di Pangkalpinang, Bapak M. Irwansyah sebagai Walikota Pangkalpinang, menyarankan untuk pergi ke Bukit Manumbing. Tempat dimana Bung Karno, Presiden pertama Indonesia diasingkan oleh Kolonial Belanda pada Agresi Militer ke-2. Menurut Beliau, walikota yang biasa di sapa dengan nama Wawan “Tempat tersebut memiliki sejarah yang kuat terhadap Kota Pangkalpinang. Pada tanggal 6 Juli 1949, Bung Karno pernah berkata “KOTA PANGKALPINANG, KOTA KEMENANGAN”, dalam pidatonya pada saat itu”. Entah apa maksudnya mungkin Bung Karno sangat melihat antusias masyarakatnya dalam mendukung perjuangannya selama di Pangkalpinang. Bukit Manumbing, yang terletak di wilayah Muntok, Kabupaten Bangka Barat,…
Read More
Seorang Bung Karno Pun Sangat Terkesan Dengan Kota Pangkalpinang

Seorang Bung Karno Pun Sangat Terkesan Dengan Kota Pangkalpinang

Ini kedua kalinya aku datang ke Pangkalpinang. Wisata di Pangkalpinang sangat banyak sekali, bahkan Pangkalpinang yang berada di Pulau Bangka menjadi gerbang utama destinasi-destinasi wisata yang ada di Pulau Bangka. Salah satunya adalah Manumbing, tempat Bung Karno diasingkan. Cerita tentang Bung Karno di Pulau Bangka sangat terkenal. Kota yang sangat di favoritkan adalah Pangkalpinang. sehingga banyak sekali kenangan-kenangan Bung Karno tentang Pangkalpinang. Awalnya aku datang bersama kawan-kawan yang baru saja aku kenal di Pangkalpinang lewat refrerensi Andre, kawan yang juga baru aku kenal di perjalanan menuju Waerebo, Flores NTT. Aku benar-benar baru menginjak Pangkalpinang. Belum mengetahui seperti apa kotanya. Beruntung…
Read More

Walikota Muda Pangkal Pinang Ajak Blogger Gowes Asmara di Jalan Raya

Hai petualang cantik, Senang sekali akhirnya saya bisa kembali mengunjungi Pulau Bangka. Saat mendarat di Pangkal Pinang saya masih tidak percaya  bisa jalan dengan teman-teman blogger. Saya sangat ingin teman lainnya merasakan pengalaman yang pernah saya dapatkan di Pulau Bangka ini. Alhamdulillah Doa saya ternyata terkabulkan. Pangkal Pinang di Pulau Bangka tidak banyak orang yang melirik. Mereka lebih mengenal Pulau Belitung tempat film Laskar Pelangi lahir. Padahal jika dilihat lokasi wisatanya Pulau Bangka lebih komplit . Pulau Bangka punya destinasi Pesona Alam yang sangat indah, destinasi Wisata Sejarah, destinasi Wisata Pengelolaan Sumber Daya Alam dan kulinernya. Walikota Pangkal Pinang, Muhammad…
Read More