DIMO Merubah Uang Di Dalam Smartphone Pintar

by

Halo  Petualang Cantik,

Kalau di tanya, “lebih baik ketinggalan Smartphone atau Dompet?”. Kalau aku sih memilih ketinggalan dompet daripada ketinggalan Smartphone. Karena Smartphone sudah seperti nyawa tambahan buat aku. Segala aktifitas aku lakukan dengan menggunakan Smartphone. Kemana-mana aku bawa, bahkan ke toilet pun aku bawa. Hahahaha….benar-benar ga bisa lepas ya.

Berkembangnya teknologi dan seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia, banyak masyarakat mengunakan smartphone untuk mendukung aktifitasnya. Bahkan berdasarkan informasi di dapat pengguna smartpohone melebihi jumlah penduduk Indonesia. Melihat fenomena ini, menjadikan orang berkreatifitas untuk memanfaatkan smartphone dan membuat kemudahan dalam beraktifitas. Termasukan juga kemudahan dalam bertransaksi

Contohnya yang seperti DIMO Pay Indonesia ini, Perusahaan fintech yang menghadirkan solusi pembayaran yang aman, mudah dan praktis.  Tadinya aku ga percaya kalau tanpa uang cash, kita bisa belanja dan itu menggunakan teknologi smartphone. Wah, ini benar-benar memudahkan orang untuk bertransaksi atau pun berbisnis.

DIMO Pay Indonesia didirikan sejak Desember 2014. DIMO saat ini telah bermitra dengan ribuan merchants dan 11 mobile wallet yang sudah bisa pembayaran menggunakan teknologi PayByQR seperti UANGKU, DOKU, Unikqu dan beberapa aplikasi Mobile Wallet lainnya.

Pada acara “ One Day Without Cash” peserta yang hadir disarankan untuk menggunakan salah satu aplikasi transaksi, aku memilih menggunakan DOKU untuk melakukan experience di Grand Indonesia, Selasa (18/04/2017). Kenapa aku memilih DOKU, disana aku bisa pesan tiket kereta, pesawat, bus atau kapal. Bisa juga untuk melakukan pembayaran sewa hotel apabila mau nginep ke luar kota. Sebagai orang yang senang berpetualang seperti aku, kayanya DOKU sangat cocok.

Pengalaman bertransaksi dengan DOKU begitu mengasyikkan, dengan hanya scan barcode pembelian minuman di The Coffee Bean & Tea Leaf sukses bertransaksi. Lalu aku dan peserta lainnya diajak belanja di Toko Buku Gramedia. Setelah itu makan siang di Manhattan. Dan semua transaksi menggunakan PayByQR.

Seharian aku melakukan experience belanja PayByQR dan itu semudah kita membalikkan telapak tangan. Kelihatan sombong ya aku…tapi beneran kok, dengan bertraksaksi PayByQR sangat memudahkan orang untuk bertransaksi apapun. Tinggal scan barcodenya, semua urusan transaksi langsung sukses.

VP Marketing DIMO Nurfadilah Dila bilang dikantor DIMO ada mesin pembelian air minum, ada tukang es podeng yang sudah memiliki barcode penjualan dan ada juga barcode untuk memberikan sumbangan ke Panti Asuhan, masjid, pesantren dan lain-lain. Aku jadi penasaran pengen lihat kantor DIMO. Penasaran juga sama cara kerja mereka.

Ada 6 item belanja menggunakan Pay By QR :

  1. QR For EDC : cara ini, kasir memasukkan jumlah total transaksi di mesin POS, lalu QR code muncul di struk pembelanjaan lalu scan dan bayar.
  2. QR Store : QR code ditampilkan di setiap item, lalu scan QR code tersebut dan ambil barang ditempat yang telah ditentukan.
  3. QR Stiker : penjual memiliki QR code statis yang tertempel, scan QR code, masukan jumlah transaksi dan konfirmasi pembayaran.
  4. Pay in App & QR commerce : pilih pembayaran menggunakan PayByQR, QR code akan muncul dilayar, lalu scan dan bayar.
  5. QR Cashier : penjual memasukkan jumlah transaksi di aplikasi QR Cashier mereka, QR code muncul di smartphone penjual, scan dan bayar.
  6. QR for Vending Machine : QR code untuk masing-masing item ditampilkan dimesin, pilih item, scan untuk membayar dan item akan dikeluarkan.

Platform yang memiliki uang seperti UANGKU, DOKU, Unikqu dan beberapa aplikasi Mobile Wallet lainnya, oleh DIMO disambung ke merchant-menchan yang sudah bekerjasama. Sehingga pelanggan mudah untuk menggunakan uangnya untuk bertransaksi sesuai kebutuhannnya.

Saat ini merchant-merchant yang sudah bekerjasama ada 2500, dan terus bertambah. Target yang akan di capai adalah 5000 merchant. “Selanjutnya UKM akan menjadi target selanjutnya” kata Brata Rafly, CEO DIMO dalam sela-sela penjelasannya mengenai DIMO.

Nah, buat para UKM mungkin akan bertanya bagaimana cara menjadi merchant dari DIMO? Beberapa UKM sudah melakukan pertemuan dengan memberikan Emporwernya masing-masing. Ada juga yang datang langsung lalu mengajukan mendaftarkan merchantnya ke website www.dimo.co.id.

Selain itu DIMO juga perlu mengedukasi masyarakat tentang traksasi non tunai ini dan tentu saja ini salah satu bagian dukungan ke pemerintah dalam program gerakan transaksi non tunai. Sehingga perkembangan ekonomi kemasyarakatan lebih berkembang.

Tinggal tunggu transportasi nih yang belum. Tapi Pak Brata sih akan diusahakan. Agar orang kalau naik angkutan umum bisa pake Pay By QR. Semoga saja berhasil ya usaha DIMO dalam melakukan ide-idenya. Kita tunggu inovasi-inovasi selanjutnya.

Nah buat kamu yang ga pengen ribet bawa-bawa dompet atau panik dompet ketinggalan….tenang aja, kerahkan kecanggihan smartphone kamu. ga usah lagi pake kartu kredit, ga usah lagi harus ribet gunakan kartu ini itu. Yah…itulah perkembangan zaman yang berteknologi tinggi, semua yang kita inginkan sudah pasti ada didalam genggaman tanganmu, apalagi kalau bukan smartphone. Iya kan… J .

 

8 Responses
  • Dwi Wahyudi
    Mei 3, 2017

    Mulai sekarang harus sudah terbiasa melakukan transaksi pembayaran tidak menggunakan uang tunai, selain lebih aman juga banyak manfaat yang akan diperoleh dalam bentuk reward, diskon, dan lain sebagainya.

  • Ety Budiharjo
    Mei 3, 2017

    Hahaha…jawabannya ga mau ketinggalan smartphone laah kan ada DIMO di dalamnya…semoga dpt membantu UKM yak

  • Awan
    Mei 3, 2017

    Setujuu saya juga lebih panik ketinggalan smartphone dari pada dompet. Dan sekarang semua transaksi semakin mudah hanya dengan smartphone ya Mba.

  • Tanti Amelia
    Mei 3, 2017

    Ampuuun deeeehhh….

    Jaman sekarang kemana mana ga usah bawa dompet ya

    • Petualang Cantik
      Mei 3, 2017

      iya mba….bisa2 kewarung dekat rumah bisa belanja pake smartphone juga 🙂

Tinggalkan Balasan ke Tanti Amelia Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *