UAS Tausyiah Tentang Islamic Parenting di Lounching KLIS Primary Sentul

by

Halo Sobat Petualang Cantik,

Sebagai pengikut tausyiah Ustad Abdul Somad (yang biasa disingkat orang menjadi UAS), berkesempatan bertemu beliau tentu hal yang sangat diinginkan dong. Jadi begini ceritanya, kebiasaan buruk yang sering on alias begadang hingga larut malam menjadi keberuntung kali ini. Tiba-tiba saja ditelp via messenger oleh seorang teman untuk menghadiri sebuah acara.

“Halo…, eh masih bangun ya.?”

“ Iya nih …” jawabku

“Besok ada acara ga?”

“Mau ikut acara ga?”

“Bisa datang pagi ga?”

Jujur, saya menjawab agak ragu-ragu. Emang sih besok saya lagi pengen santai-santai dirumah, apalagi pas ditanya “Bisa dating pagi ga?”. Pertanyaan tersebut yang susah jawabnya. Tetapi, ketika dikabarkan ada tausyiah UAS, tiba-tiba mataku terbelalak kaget (tentu saja orang disebrang telp tidak tahu). Dengan senang hati langsung saya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan semangat 45.

“Iya, saya lagi gada acara dan bisa datang pagi”

Padahal kalau kalian tahu lokasi acaranya, tentu kalian sulit untuk menjawabnya. Karena acara tersebut berada jauh dari tempat tinggal saya. Bermodal nekat, saya bertanya ke beberapa grup WA, searching juga via google map. Terus membandingan biaya dan kemudahan jangkauannya.

Oh iya….kalian belum tahu lokasi acaranya ya. Jadi lokasi acaranya di KLIS Primary  Jl. Pintu 3 Sirkuit Sentul, Babakan Madang Kudumangu, Bogor. Jika pesan Ojek Online dari rumah tarifnya Rp. 159.000,- hahaha…jauh dari isi kantongku, apalagi dengan Taksi Online yang seharga Rp. 173.000,-. Selisih dikit sih, tapi rasanya sayang kalau harus keluarkan uang segitu banyaknya. (buat saya uang segitu banyak lho, maklum saya orang missqueen. Nanti kalau saya kaya raya, uang segitu gada artinya apa-apa. Eh, tapi saying juga lho, mending buat infakin ke orang yang membutuhkan, eh ga juga deh. Kasih buat drivernya aja, eh,eh….mulai ababil…wkwkwkw ) tuh kan jadi lupa apa yang mau dibahas.

Jadi gini, panjang cerita akhirnya aku menemukan rute bagus yang sesuai dengan energy fisik, jalan pikiran dan isi kantong. Akhirnya saya putusnya untuk menggunakan transportasi KRL rute Bogor turun di stasiun Cilebuet. Dari situ saya tinggal naik Ojol seharga Rp. 25.000,-. Wow, lumayan murah dan ini sih terjangkau, cocok sama isi kantong…haha, saya senang dan bahagia telah menemukan jalur yang sangat mantap malam ini. Langsung saya bisa tidur pulas dan berharap mimpi indah malam ini.

Esok pagi langsung mandi, bersiap menuju lokasi yang tadi malam saya rencanakan. Alhamdulillah perjalanan sangat lancar meskipun harus berjibaku dalam sesaknya penumpang KRL yang luar biasa jumlahnya.

KLIS Primary, Sentul Bogor

Mungkin belum banyak yang tahu apa itu KLIS Primary. Saya juga belum tahu kalau tidak di undang untuk hadir di acara Tausyiah UAS yang bertema Islamic Parenting. Dalam ceramahnya tersebut, UAS mengenalkan sekolah KLIS Primary sebagai sekolah yang mengedepankan Sains dan Agama, sehingga ketika mereka lulus mereka dapat mengaplikasikan ilmunya mencapai dunia dan akherat.

Dalam kesempatan ini, orangtua yang datang dapat melihat secara langsung fasilitas yang ada dalam sekaloh KLIS Primary. Sekolah Internasional tingkat pendidikan dasar yang berbasis kurikulum Cambridge dan berbasis pendidikan agama Islam.

Siapa sih orang tua yang tidak mau anaknya pinter dan sekolah di tempat pendidikan dasar yang baik, terstruktur . Sekolah di KLIS Primary akan terbentuk kerangka berfikir dan menjadi fondasi yang kuat untuk pendidikan tahap selanjutnya.

Tentu saja orang tua sangat berharap anak-anaknya tumbuh dan berkembang menjadi anak yang cerdas dan cendikia. Sekolah dasar merupakan sekolah formal pertama, yang sangat krusial dalam menjalani kehidupan.

Belajar dalam suasana menyenangkan dalam lingkungan yang intercultural, fasilitas lengkap dan menggunakan kurikulum Internasional akan memberikan stimulus yang luar biasa pada anak. Sangat bagus untuk kemajuan pendidikan anak.

KLIS Primary merupakan penantian para orang tua yang menginginkan sekolah Internasional yang juga memberikan perhatian utama pada pendidikan agama Islam. Karena bagi KLIS Primary siswa yang cerdas harus dapat mengembangkan intelektualnya sekaligus bagus pemahaman agama sehingga terampil membaca Alquran.

Tingkat Keberhasilan KLIS Primary

Penilaian dan tolak ukur siswa dinilai secara : Progression Test (penilaian yang dilakukan oleh guru KLIS Per mata pelajaran), Checkpoint Test (penilaian yang dilakukan Cambridge internasional Examinars, KLIS akan melakukan Junior Al Hafeez Test (minimum 2 juz) dan UASBN – Ujian Nasional.

Kerangka dasar yang membentuk proses belajar mengajar KLIS Primary yaitu :

  1. World Class Cambridge Primary Curriculum
  2. World Languege Studies
  3. Islamic, Quranic Studies & Moral Education
  4. Young Scientist Program
  5. Sosial Studies & Life Skills
  6. Physical Education & Endurance Skills

Selain itu KLIS Primary juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang akan memberikan pengalaman langsung siswa didik karena KLIS Primary mengutamakan proses belajar mengajar yang menyenangkan, sesuai dengan karakter siswa.

Adapun fasilitas yang terdapat di KLIS Primary ini adalah perpustakaan, laboratorium computer, kolam renang , area bermain outdoor, mini soccer field, Musholla, ruang musik dengan alat musik yang lengkap, serta vocational area seperti dapur dan laundry, ruang kesehatan dan kantin.

Wah, subhanallah sekali ya. Jika anak yang kita titipan di sekolah KLIS Primary dapat berhasil dan sesuai dengan target kita sebagai orangtua untuk dunia dan akherat. Betul kata UAS, investasi terbesar orang tua adalah memberikan pendidikan yang mumpuni bagi anak-anak kita.

Seperti biasa UAS memberikan tausyiah dengan gayanya yang biasa kita saksikan ditempat-tempat lain. Candaannya yang sangat segar tanpa mengurangi essensi isi dan tema tentang parenting. Saya sendiri menjadi sadar bahwa pendidikan pada anak itu sangat penting.

Sebelum memulai tausyiahnya, UAS bilang bahwa dia sangat menyukai anak-anak. Dia senang jika anak-anak tersebut mendekatinya dan bersalaman. Karena UAS merasa anak-anak itu mampu mengingat segala kejadian yang dia alami. Setelah dewasa mereka akan selalu di ingatnya terus.

Apa yang dibilang UAS tadi pernah saya alami. Kenangan saya saat masih kecil dulu masih terus teringat. Begitupun karakter anak kecil, kalau kita kenalkan cara bernyanyi dan menari, anak cepat menangkapnya. Apalagi kalau dikasih hafalan Alquran , tentu saja mereka ingat sampai kapanpun.

Ah, semoga anak-anak kita menjadi anak yang cerdas, pandai, sholeh dan sholehah. Bukankah itu keinginan para orangtua?

 

 

Salam,

Lita Chan Lai

 

 

 

 

 

 

 

No Comments Yet.

What do you think?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *