Menikmati Keindahan Sungai Maiting Dengan Ber-Arung Jeram

by

Bagi yang menyukai olah raga air atau sekedar have fun, pernahkah mencoba berarung jeram? Nah, coba deh jalan-jalan ke Tana Toraja Sulawesi Selatan. Disana ada Sungai Maiting. Lokasi detilnya di Toraja Utara. Kalau berminat, bisa datangi kantor operator rafting “Indo Sella Tours” tempatnya berada di jalan Rantepao. Ownernya adalah Agustinus Lamba (Pemegang Lisensi American White Water Asociation).

Untuk menuju ke lokasi titik start, di butuhkan waktu perjalanan dengan menggunakan kendaraan mobil selama kurang lebih 3 jam. Melalui jalan yang menanjak, bebatuan, berliku dan terjal sepanjang 20 KM. Banyak pemandangan indah dengan panorama pegunungan dapat kita nikmati selama perjalanan menuju desa Dende .
bentuk jalan yang di lewati jalur darat
naik truk barang perlengkapan arung jeram
Karena perjalanan panjang maka jangan pernah bosan untuk istirahat. Hitung-hitung untuk memulihkan tenaga. Beristirahat di desa yang memiliki rumah adat tongkonan membuat rasa lelah cepat hilang. Untuk menuju titik start rafting harus melalui tracking yang cukup jauh. Berjalan kaki dengan track panjang menurun dan mendaki, memakan waktu kurang lebih 1 jam.
Desa Dende tempat start awal berjalan kaki menuju sungai
Banyak yang merasa putus asa ketika lelah mendera, namun sekali lagi pemandangan gunung dan udara sejuk membuat kita kembali bersemangat. Apalagi sungai yang ingin kita tuju sudah terlihat jelas dari kejauhan dan sela-sela lembah yang kita lewati.
Track yang di lewati saat berjalan kaki menuju sungai
Sungai Maiting sudah terlihat jelas dari kejauhan
Setibanya di Sungai Maiting, tentu saja harus beristirahat. Pengarungan yang akan dilakukan dari titik start hingga finish sepanjang 15Km. Ini memakan waktu 3 jam pengarungan. Setengah pengarungan kita kembali istirahat di sebuah tepian yang mirip bibir pantai. Pasir sungai maiting sangat berkilau saat sinar matahari menerpa. Pantulan cahayanya begitu indah. Kalau perhatikan lebih dekat, butiran pasirnya seperti berwarna perak dan emas.
start awal arung jeram bersama Indo Sella Travel

Airnya keruh, deras dan dingin. Jeram-jeram yang ada sungguh menantang. Sungai ini juga di pagari oleh dinding-dinding tebing curam setinggi 50meter. Berarung jeram di Sungai Maiting , serasa berada di sungai hutan amazon. sayangnya tidak ada satupun yang berani mengeluarkan kamera pada saat pengarungan. semua fokus pada dayung masing-masing. sehingga tidak ada moment yang dapat ditampilkan disini.
area rest pada saat makan siang
Ada beberapa titik air terjun deras menghujam, burung belibis bebas terbang di depan perahu, iguana berjemur memamerkan keindahan lehernya, suara kicau burung indah menggema riuh, binatang lainpun ikut bersahutan menyambut kehadiran kami. Tebing yang tinggi membuat suara-suara terpantul ke segala arah. Bukan hanya binatang, suara kita pun ikut memantul keras dan sampai ke telinga kita.
Lokasi Finish pengarungan
Ketika hari mulai beranjak sore, terlihat langit menjadi mendung . Skiper perahu menginstruksikan agar cepat mendayung perahu. “Hujan akan segera tiba” seru skiper. Kami tidak ingin terkurung diatas perahu, karena debit air bisa tinggi bila hujan turun. Grade yang semula 3 bisa menjadi 4, bahkan 5. Ini dapat membahayakan pengarungan perahu. Kami mengayuh dayung dengan cepat. Agar kami tidak terjebak dalam hujan yang akan turun.
Banyak turis yang senang arung jeram
Bersyukur kami sampai tepat waktu. Lokasi finish langsung diguyur hujan deras. Kami pun segera menepi dan mencari tempat berteduh. Rafting di sungai Maiting adalah sensasi yang tak terlupakan.
Pada umumnya turis-turis mancanegara lebih berminat untuk menikmati keindahan yang sangat alami ini. Mereka tidak segan-segan untuk merogoh kantongnya. Biaya yang keluarkan sekitar Rp.500.000,- s/d Rp. 1.000.000,-sudah termasuk tranportasi menuju lokasi arung jeram, makan siang, snack dan minum. menarik bukan?(LCL)

2 Responses
  • Nanik
    Januari 11, 2016

    menarik sekali. jadi harus siapin stamina ya kalau pengen mencoba berarung jeram disana. 3 jam. Saya rafting 1 jam aja rasanya udah lamaaaaa banget. dag dig dug terus

    • Petualang Cantik
      Januari 11, 2016

      3 jam ga berasa kok mba…kita seperti berpetualang di hutan amazon…suara hewan di sana seru banget. tenang aja, ga semua jalur extrem…kita benar-benar diajak menikmati keindahan alam.

What do you think?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *